CINTA AYU





A K U   D A N  K A M U 

Y A N G   B E D A 

⎯⎯  ִֶָ๐€”⎯⎯

  

  Frasa, seorang gadis pendiam dan pemalu. Ia adalah orang yang bisa merasakan bahkan melihat hal yang tak kasat mata. Frasa duduk di kelas 1 SMA. Ia sekolah di SMA 1 BULAN, Frasa adalah anak yang cukup pintar. Ia selalu mendapat peringkat pertama di kelasnya.


 Suatu ketika saat jam istirahat, ia melihat teman temannya yang duduk berdua dengan pasangannya. Ia merasa iri dan mempunyai keinginan untuk memiliki pasangan. Namun, ia sangat pemalu dan susah untuk bergaul. Ia hanya bisa melamun dan membayangkan hal tersebut. Tanpa Frasa sadari, ada sesosok laki-laki yang memperhatikannya dari jauh. Namun, sosok itu bukanlah manusia. Laki-laki tersebut menghampiri Frasa dan membuatnya kaget. “Hai, kenapa kamu melamun?” kata laki-laki itu. “Kamu ini, membuatku kaget saja, aku tak apa” jawab Frasa. Lalu, laki-laki itu memperkenalkan dirinya, “Namaku Faro” ucap laki-laki itu. “Aku Frasa” saut Frasa. Faro bertanya kepada Frasa “Kamu bisa lihat aku?”,“Bisa, aku bisa melihatmu ” ucap Frasa.


  Bel masuk berbunyi, membuat Frasa meninggalkan Faro tanpa ucapan apapun. Setelah pelajaran selesai, Frasa pulang dengan berjalan kaki. Tanpa ia sadari, Faro mengikutinya dari belakang hingga sampai kerumah Frasa. Sesampainya dirumah, Frasa segera mandi dan rebahan di kasur kamarnya. Frasa dikejutkan dengan kedatangan Faro yang tiba tiba berdiri di samping kasurnya. “Frasa, aku disini” seru Faro, “Astaga!!, kok kamu bisa disini?” tanya Frasa dengan kaget. “Aku tadi mengikutimu, kenapa kamu terlihat sedih dari tadi? hingga sampai dirumah pun wajahmu terlihat murung” tanya Faro. “ Apa aku bisa seperti temanku yang selalu terlihat senang dengan pasangannya?” tanya Frasa. Faro tidak menjawabnya, namun ia mengalihkan pembicaraan. Hingga larut malam, mereka saling bertukar cerita dan bercanda tawa sampai Frasa tertidur lelap di pangkuan Faro. Walaupun mereka berbeda, tetapi mereka sangat kelihatan lucu. Setiap hari mereka selalu bersama, dirumah ataupun di sekolah. 



⎯⎯  -‘เน‘’- ⎯⎯



   Setelah 3 tahun berlalu, Frasa lulus sekolah dengan nilai tertinggi seangkatan. Namun, karena keterbatasan biaya, Frasa tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, ia memilih untuk bekerja. Suatu ketika, pada saat Frasa dan Faro bercanda seperti biasa, tiba tiba Faro menyatakan perasaannya yang membuat Frasa sangat kaget. “Sa, semenjak kenal kamu, sepertinya aku suka sama kamu” kata Faro. “Aku juga merasakan hal yang sama Faro, tetapi mana mungkin kita bisa bersatu?, dunia kita saja berbeda” saut Frasa. Sejak malam itu, Faro tidak terlihat dimanapun. Frasa berfikir bahwa Faro menjauh karena ucapannya semalam. Seiring berjalannya waktu, ternyata Frasa diminta untuk menikah dengan pilihan orang tuanya. Frasa berusaha menolak karena Frasa ingin mencari pasangan hidupnya sendiri. Tetapi, orang tuanya sangat memaksa Frasa untuk segera menikah dengan pilihan mereka. Frasa pun menuruti kemauan orang tuanya, karena Frasa adalah anak tunggal dan orang tuanya sudah sangat berumur.


   Dua minggu berlalu, Frasa masih belum melihat keberadaan Faro. “Faro maafin aku ya, aku harus menikah dengan pilihan orang tuaku” ucap Frasa dalam hati. Tak disangka, ternyata Faro mengetahui ucapan Frasa itu, ketika Faro duduk berada di belakang Frasa di kamarnya. “Kamu?? beneran mau jauh dari aku?, katamu kamu juga punya perasaan yang sama denganku, tapi kenapa kamu tega padaku?” celetuk Faro lalu meninggalkan Frasa sendirian. “F..Faro, maafin aku” ucap Frasa dengan rasa gelisah. Frasa terus memikirkan tentang hal itu, “rasanya campur aduk, kenapa bisa aku suka dengan dia yang beda denganku?”. Sebulan kemudian, Frasa telah sah menikah dengan laki-laki yang bernama Fayez. Faro yang mengetahui itu, sangat sedih dan terpukul. Faro memutuskan untuk tidak menemui Frasa lagi. Tetapi, beberapa hari kemudian, Frasa terus mencari keberadaan Faro hingga ia datang ke sekolah SMA nya hanya untuk mencari Faro. Namun, setelah beberapa hari bolak balik, ia tidak juga menemukan Faro. Lalu, Frasa pergi ke taman dekat sekolah, ia duduk di salah satu kursi dan melamun. “Faro, aku kangen” ucap Frasa dengan menghela nafasnya. Tiba tiba, ia mendengar suara Faro “Aku akan datang nanti malam dalam mimpimu” namun, Frasa tidak melihat keberadaannya.


   Saat malam tiba, ketika suaminya telah tertidur, Frasa masih memikirkan bagaimana keadaan Faro yang menghilang darinya. Frasa berbaring di samping Fayez dan tertidur lelap. Frasa berada di tempat yang sangat indah, ia berjalan dengan melihat sekelilingnya. “Sa…duduk sini”, “Hah!!! suara siapa itu, Faro?”. Terlihat dari kejauhan, sesosok laki-laki tampan duduk di sebuah akar pohon yang sangat besar. Frasa berlari dan menghampirinya, “Faro!!” teriak Frasa. Mereka berpelukan dan menangis karena rasa rindu yang mendalam. Tiba-tiba Faro menepis pelukan Frasa “Kenapa kamu tega, kamu ga akan bisa kembali ke alammu, kamu harus ikut aku disini Frasa, kamu milik aku!!” bentak Faro di depan muka Frasa. “Apa sih, ga gini caranya Faro!! kita tidak akan bersama, kita beda Faro, aku gamau!!” Frasa membentak balik Faro. Mereka berdua terus bertengkar hingga Faro sangat emosi, “Kamu ga akan tenang Frasa” teriak Faro sambil mencekik leher Frasa. “T…tolong!!!” teriak Frasa yang merasa panik. Fayez yang mendengar Frasa terus mengigau dan tak tenang itu pun segera membangunkan Frasa, “Sayang…bangun, kamu kenapa? sayang…bangun dulu”. Frasa terbangun dengan nafas yang tidak beraturan “Huh, mimpi” Frasa mengelus dadanya sendiri. “Kamu kenapa sayang?, cerita sama aku!” Fayez mengelus kepala Frasa. “Maaf tapi aku belum siap untuk menceritakan semuanya” Frasa berjalan keluar kamar. Fatez hanya menghela nafas dan memikirkan istrinya itu.


  Tidak disangka, ternyata Frasa terus menerus memimpikan hal yang sama, berulang kali selama seminggu. Karna Frasa merasa takut, cemas, khawatir dan bingung, ia memutuskan untuk menceritakan semua pada suaminya. “Yez, minta waktunya sebentar bisa? aku mau cerita” sambil menggandeng tangan Fayez untuk duduk di ruang tamu. “Kenapa sayang, ada apa?” jawab Fayez sambil tersenyum kecil. Frasa menceritakan semua yang ia alami, mulai dari awal ia bertemu dengan Faro waktu masih bersekolah, hingga ia di teror oleh mimpi buruknya. Fayez menggenggam tangan Frasa dan mencium kening Frasa “Tak apa, nanti kita cari solusinya bersama ya?” lalu memeluk tubuh Frasa dengan erat. “Kamu ngga marah sama aku mas? selama ini aku belum bisa jadi istri yang baik buatmu, bahkan sayang pun tak pernah kuucapkan” ia menangis sesegukan. “Bagaimanapun kamu, aku tetap menyayangimu sebagai suamimu”  menghela nafasnya lalu menggendong Frasa masuk ke dalam kamar.



⎯⎯  -‘เน‘’- ⎯⎯


    

    Keesokan harinya, Yuna bibi dari Fayez datang kerumah. Ternyata bibi Yuna sama seperti Frasa yang lebih mengerti hal mistis. Mereka mengobrol di ruang tamu, Frasa menceritakan semua kepada bibi Yuna. Kemudian, bibi Yuna mendoakan segelas air yang telah disiapkan oleh Fayez. Air itu di minum oleh Frasa, lalu bibi Yuna melakukan penutupan mata batin pada Frasa. Frasa tidak lagi bisa melihat hal mistis, namun ia masih bisa merasakan. “Semoga habis ini kamu tidak mengalami hal buruk lagi, kuatkan iman mu” ucap bibi Yuna. “Terimakasih banyak bi” saut Fayez dan Frasa secara bersamaan. Disisi lain, Faro melihat kejadian itu, ia merasa tersakiti dan terkhianati. Pada saat malam tiba, Faro memanggil Frasa namun, tidak ada jawaban darinya. “Sa…Frasa…Frasa!!” Faro menemui Frasa di dalam kamarnya sedang berbaring di atas kasur sendirian, namun Frasa tidak dapat mendengar dan melihat keberadaan Faro. “Frasa benar benar sudah tidak bisa mendengarku, bahkan melihatku, sa…aku sayang sama kamu, aku akan tetap berada di sekitarmu untuk menjaga mu, memantau mu dari jauh, dan rasaku hanya untukmu sa, semoga kamu bahagia dengan keluargamu sekarang” Faro meninggalkan Frasa dengan air mata yang menetes. “Apa Faro disini ya? aku merasakan hal yang sama waktu pertama bertemunya” batin Frasa. Ia bangkit dari tidurnya dan memutuskan untuk pergi ke teras rumahnya. Ia duduk di teras melamunkan hal yang telah ia lakukan dengan Faro. Frasa menyadari bahwa memang ia dan Faro tidak akan pernah bisa bersama karena mereka beda dunia. “Faro, maafkan aku ya, semoga kamu tenang disana” ucap Frasa dengan lirih. “Semoga kamu bahagia sa, aku bakalan tetap ada disini, aku bakal tetap jaga kamu walaupun kamu sudah tidak bisa melihatku” ucap Faro dari kejauhan.


    Sejak saat itu, Frasa dan Faro tidak pernah bertemu lagi. Setahun kemudian, Frasa diberikan anugerah dari Tuhan, seorang bayi kecil yang sangat lucu. Tapi anehnya, bayi itu sedikit mirip dengan Faro. Frasa yang menyadari itu pun teringat kembali bagaimana kejadian setahun yang lalu. Terkadang Frasa masih merindukan sosok Faro yang tak pernah ia temui lagi.


    Tidak ada obat bagi rindu, kecuali pertemuan. Pertemuan itu membuat kenangan yang sangat indah, yang menciptakan sebuah kisah kasih sayang dan cinta, malangnya aku dan kamu berada di alam yang berbeda. LDR terjauh adalah sepasang kekasih yang saling mencinta namun takdir memaksa mereka untuk berpisah, hidup berada di alam yang berbeda, dan hanya bisa menyapa melalui doa. Tidak ada rindu yang lebih berat, kecuali rindu dengan orang yang sudah tiada.






⎯⎯  ִֶָTAMAT๐€”⎯⎯

   

    


  



          


    

        

Komentar

  1. i hope that frasa and faro can be together in another universe๐Ÿ’•

    BalasHapus
  2. Awww, sangat terharuu๐Ÿ”ฅ๐Ÿ’ฅ

    BalasHapus
  3. menyala banget kak cinta❤️‍๐Ÿ”ฅ❤️‍๐Ÿ”ฅ

    BalasHapus
  4. keren banget ceritanya ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ

    BalasHapus
  5. keren banget ceritanya kakk, harus ada lanjutannya sihh๐Ÿ˜❤️

    BalasHapus
  6. bayinya frasa reinkarnasi dari faro kah?๐Ÿค”๐Ÿค”๐Ÿค”

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANTUN

SYAIR BURUNG PUNGGUK

Narasi